Ledakan di Lapak Besi Tua Belitung Picu Sterilisasi TKP, Polisi Libatkan Tim Jinak Bom Brimob

## Ledakan di Penampungan Besi Tua Belitung: Polisi Sterilisasi Lokasi dan Selidiki Penyebab

Tim Jinak Bom (Jibom) Batalyon B Satuan Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan sterilisasi di lokasi ledakan lapak penampungan besi tua di Jalan Padat Karya, Desa Air Merbau, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada Minggu (25/10). Langkah tersebut diambil untuk mengusut penyebab ledakan sekaligus mengantisipasi potensi bahaya susulan di area penampungan barang bekas tersebut.

Insiden ini menempatkan fokus penegakan hukum setempat pada keamanan tempat kejadian perkara (TKP) serta perlindungan warga di sekitar lokasi. Kapolres Belitung AKBP Satria Darma menegaskan bahwa pelibatan unit khusus Jibom bertujuan memastikan TKP aman sebelum pemeriksaan menyeluruh dilanjutkan.

### Kronologi dan Respons Kepolisian

Menurut keterangan polisi, laporan peristiwa ledakan diterima pada Minggu (25/10) sekitar pukul 16.00 WIB. Personel Polres Belitung yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban—seorang pengepul barang bekas—ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Korban dilaporkan menderita luka berat.

Usai proses evakuasi, kepolisian memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan Satbrimob Polda Babel guna proses sterilisasi. “Kami menggandeng Unit Jinak Bom (Jibom) Batalyon B Satuan Brimob Polda Babel guna menyelidiki penyebab peristiwa ledakan yang mengakibatkan satu orang mengalami luka berat,” kata Satria saat meninjau lokasi kejadian, seperti dilansir Antara.

Satria menambahkan bahwa unit Jibom telah berada di lokasi untuk melakukan sterilisasi TKP. Hasil pemeriksaan resmi masih ditunggu untuk memastikan sumber dan penyebab pasti ledakan.

### Dugaan Awal Penyebab Ledakan

Berdasarkan pemeriksaan awal, ledakan diduga kuat dipicu oleh salah satu benda berbahan logam besi tua yang sedang ditimbang atau dipotong oleh korban. “Kemungkinan ada dugaan benda besi tua yang dikumpulkan korban mengalami ledakan saat penimbangan atau pemotongan. Namun kepastiannya masih menunggu olah TKP menyeluruh dari Unit Jibom,” jelas Satria.

placeholder

Dugaan tersebut menempatkan aktivitas penimbangan dan pemotongan material besi tua sebagai titik kritis dalam kronologi kejadian. Kepolisian belum menetapkan kesimpulan final sebelum olah TKP dan sterilisasi selesai dilakukan secara menyeluruh.

### Antisipasi Ancaman Susulan dan Penyisiran Lokasi

Fokus utama kepolisian saat ini adalah menyisir seluruh area penampungan guna memastikan tidak ada ancaman benda berbahaya lain yang belum terdeteksi. Satria menekankan pentingnya mencegah adanya secondary device atau potensi ledakan susulan. “Yang paling utama saat ini adalah memastikan tidak ada secondary device atau potensi ledakan susulan di lokasi. Kami tidak ingin ada TKP baru atau ledakan baru karena kurangnya antisipasi,” tegasnya.

Langkah sterilisasi oleh Jibom Brimob Polda Babel menjadi bagian dari prosedur standar untuk mengamankan area setelah ledakan, terutama di lokasi yang menyimpan material logam bekas dengan riwayat asal-usul yang beragam. Pendekatan ini juga dimaksudkan untuk melindungi petugas, warga sekitar, dan pelaku usaha penampungan di kawasan tersebut.

### Imbauan kepada Masyarakat dan Pengepul Barang Bekas

Menanggapi insiden tersebut, Polres Belitung mengimbau masyarakat—khususnya para pengepul barang bekas dan besi tua—agar lebih waspada. Kepolisian meminta warga segera melapor jika menemukan benda mencurigakan yang menyerupai bahan peledak atau amunisi sisa perang.

Imbauan ini relevan bagi praktik pengumpulan besi tua yang kerap menerima material dari berbagai sumber tanpa dokumentasi lengkap. Kewaspadaan dini dan pelaporan cepat dinilai penting untuk menekan risiko kejadian serupa di kemudian hari.

### Implikasi dan Langkah Selanjutnya

Insiden di Desa Air Merbau menyoroti risiko operasional pada rantai usaha penampungan besi tua, terutama terkait kemungkinan tercampurnya material berbahaya di antara barang bekas. Hingga proses sterilisasi dan olah TKP selesai, kepolisian menahan diri dari kesimpulan definitif mengenai sumber ledakan.

Ke depan, hasil pemeriksaan resmi Unit Jibom diharapkan memperjelas penyebab teknis kejadian, sekaligus menjadi dasar evaluasi prosedur keselamatan di lapak-lapak penampungan serupa di wilayah Belitung. Polres Belitung terus mengoordinasikan pengamanan TKP dan pemantauan kondisi korban yang telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan.

Share