Terbitkan 7918 NIB Pada Februari 2026, Investasi Kabupaten Tangerang Meningkat

Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat capaian positif dalam kinerja pelayanan perizinan berusaha selama bulan Februari 2026.

Berdasarkan data dari Dashboard Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko, tercatat sebanyak 7.918 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah diterbitkan sepanjang periode 1 hingga 28 Februari 2026, berdasarkan lokasi pelaku usaha di wilayah Kabupaten Tangerang.

Penerbitan NIB yang tinggi ini mencerminkan semakin aktifnya aktivitas ekonomi di daerah serta meningkatnya kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha dalam mengurus legalitas usahanya secara resmi.

Struktur investasi yang tercermin dalam data OSS menunjukkan bahwa 99,10% berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan hanya 0,90% dari Penanaman Modal Asing (PMA).

Sementara itu, dari sisi skala usaha, sebanyak 98,8% pelaku usaha merupakan Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Data ini menegaskan bahwa struktur ekonomi Kabupaten Tangerang masih sangat bertumpu pada pelaku usaha domestik dan berbasis kerakyatan.

Dari sisi karakteristik usaha, mayoritas proyek usaha yang tercatat tergolong risiko rendah. Dari total 10.498 proyek usaha, sebanyak 86,2% tergolong risiko rendah, sisanya terbagi pada risiko menengah rendah (7,1%), menengah tinggi (4,6%), dan risiko tinggi (2,1%).

Dengan dominasi proyek risiko rendah, percepatan pelayanan menjadi signifikan. Hal ini terbukti dari status perizinan yang menunjukkan bahwa 78% izin dapat terbit secara otomatis, 17,6% telah diverifikasi, dan hanya 4,5% yang masih menunggu verifikasi teknis. Dengan demikian, lebih dari 95% proses perizinan berhasil diselesaikan dengan cepat dan efisien.

Secara spasial, Kecamatan Jayanti menjadi wilayah dengan kontribusi proyek usaha tertinggi, yaitu sebesar 24,2%, diikuti oleh Kelapa Dua, Tigaraksa, Cikupa, dan Solear. Sedangkan dari sektor usaha, dominasi masih berada pada industri makanan dan minuman, khususnya industri produk makanan lainnya, industri minuman ringan, dan industri kue basah.

Hal ini memperlihatkan potensi Kabupaten Tangerang sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri makanan dan minuman di wilayah Provinsi Banten.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa capaian positif ini menjadi indikator kuat bahwa iklim investasi di Kabupaten Tangerang tetap terjaga dengan baik. “Capaian Februari 2026 menunjukkan bahwa iklim investasi di Kabupaten Tangerang tetap kondusif dan tumbuh positif.

Dominasi UMK dan investasi domestik menjadi bukti bahwa ekonomi daerah bergerak secara inklusif. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan perizinan, memperkuat promosi investasi, serta mendorong peningkatan Penanaman Modal Asing agar struktur investasi semakin seimbang dan berdaya saing,” ujar beliau.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa percepatan layanan melalui sistem OSS berbasis risiko akan terus dioptimalkan guna memberikan kepastian dan kemudahan berusaha bagi masyarakat serta pelaku usaha dari berbagai skala.

Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, mendorong transformasi UMK menjadi usaha menengah, memperluas promosi sektor unggulan, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah.

 

Jun..

Share